Sekitar awal 2000-an, orang berlomba-lomba bikin website pribadi. Sekarang tren itu bergeser ke arah weblog, alias blog. Prosedur pembaruan konten yang lebih mudah dari situs biasa, serta arsipisasi yang lebih fleksibel ketimbang email, membuat blog cepat menjadi primadona di jagad maya. Saya pun kepincut. Sebenarnya, saya sudah blogging sejak 1999, tapi waktu itu asal saja. Kali ini serius. Dan inilah catatan perjalanan saya dalam mencari blog engine yang sesuai.
Tak pernah ada istilah kekurangan pilihan dalam pencarian yang saya alami dua bulan silam ini. Yang ada malah bingung. Betapa tidak, jasa blog yang gratisan saja jumlahnya segunung.
Salah satunya, blog engine saya yang lawas. Blogger.com bisa dibilang sesepuh dalam blogosfer. Pyra Lab, perusahaan di Silicon Valley, sudah sejak Agustus 1999 meluncurkannya. Empat tahun kemudian Google membelinya. Kini Blogger adalah blog engine yang paling banyak digunakan.
Mungkin gara-gara pengoperasiannya yang simpel ya. Pilihan template di Blogger juga lumayan banyak, dan bisa disetel menjadi warna-warni atau cukup gelap. Bila saya suka sebuah template tapi tidak sreg dengan warnanya, misalnya tampak rada kecewekan, saya tinggal memilih versi gelapnya. Saya sering terkejut melihat betapa dari desain yang sama bisa tercipta feel yang berbeda 180 derajat.
Sesudah Blogger, dan setelah singgah di beberapa blog engines lain, tibalah saya di Multiply.com. Wow, dalam pandangan saya, inilah blog engine yang paling ramai fitur komunitas dan file sharing-nya. Selain fitur-fitur blog yang standar, di sini kita difasilitasi untuk meresensi produk apapun, membagi-bagikan link, foto, musik, bahkan video. Nyaris tanpa bantuan penyedia widget (aksesori blog) luar! Barangkali lantaran fitur yang bejibun itulah blog-blog di Multiply cenderung selalu “semarak” tampilannya.
Interaksi komunitas erat, sebab sistemnya menyediakan notifikasi bila ada pergerakan anggota Multiply terhadap anggota Multiply lain. Sayang, komunitas ini eksklusif. Koreksi saya kalau salah, namun sistem Multiply agaknya tidak ramah terhadap outsider. Saya yang bukan blogger sana tidak bisa mengomentari postingan di blog-blog Multiply yang saya anggap menarik. Bukan apa-apa, tak ada kolom nama pengomentarnya! Satu-satunya jalan ya harus mendaftar dulu ke Multiply. Yaah, masa’ mau komentar saja harus bikin blog dulu di sana?
Hampir berbarengan dengan mempelajari Multiply, saya bertamu ke WordPress.org. Templates mereka sesuai selera saya. File-file-nya pun berekstensi .php, bukan .html. Memang, widget-nya tak terlalu banyak, tapi itu sudah pas dengan kebutuhan saya. Tak perlu buang-buang waktu lagi, saya akhirnya memarkir blog di sini.
Kalau Blogger.com dihosting di BlogSpot.com, WordPress.org dihostingnya di WordPress.com. Namun, (nah, ini kelebihan WordPress) sama seperti DotClear.net” (blog engine berbahasa Prancis) atau MovableType.org, blog dengan dukungan perangkat open source dari WordPress bisa diletakkan di server sendiri. Sudah gratis, bebas dimodifikasi, lagi. Dan URL-nya tentu sesuai dengan domain kita.
Contohnya, URL blog saya secara default adalah warungfiksi.wordpress.com. Subdomain ini bisa saya jadikan domain, sehingga URL-nya menjadi “warungfiksi.com” saja. Dengan catatan, saya harus sudah memberesi tetek bengek pembelian hosting dan domain itu sebelum pengalihan. Pengalihan maksudnya hijrah dari satu domain ke domain lain. Mau melihat contoh keberhasilan pengalihan domain WordPress? Anda sedang memandanginya.
Sebetulnya masih seabrek blog engine di luar sana, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Cuma, sejauh ini yang berkesan bagi saya ya tiga itu. Bukan berarti tiga itu yang terbaik lho.
Dan ingat, kendala utama host yang full gratisan selain URL-nya yang panjang, biasanya adalah ancaman bahwa mereka sewaktu-waktu dapat menutup layanannya. Atau mengubah kebijakannya menjadi berbayar, dengan konsekwensi, yang menolak bermigrasi, account-nya bakalan ditutup paksa. Saya masih ingat betapa ketir-ketirnya saya manakala tersiar kabar YahooMail mau switch ke paid service. Bayangkan, saya berkoresponden lewat Yahoo! sudah sejak 1997. Kan males juga kalau harus “bedol desa”. Untung desas-desus itu tak pernah terbukti.
Brand besar rasanya tak berani segegabah itu mengecewakan konsumennya. Buktinya, saya punya blog di Blogger sejak awal berdirinya, artinya nyaris delapan tahun! Blog itu tak pernah saya jamah mulai tahun 2000. Dan begitu saya login kembali di tahun ini, eh, kondisinya masih seperti terakhir saya tinggalkan.
Memang sih, tak ada jaminan perusahaan-perusahaan raksasa penyedia jasa cuma-cuma itu takkan kolaps atau menutup layanannya. Tapi bukankah tidak ada jaminan bahwa perusahaan tempat Anda membeli webspace juga takkan jatuh? Idem saja.
Menggunakan server berbayar bukan berarti aman. Kalau host itu nakal? Telat bayar domain kita dilelang? Atau kita disuruh menebus dengan harga yang berlipat? Bisa juga kita sendiri yang memutuskan tidak memperpanjang kepemilikan domain, mungkin lantaran bokek, atau merasa ribet. Akibatnya ya kayak ganti nomor ponsel, kita jadi repot lagi menyebarkan alamat blog yang baru. Masih untung kalau cuma URL, biasanya kan sekalian alamat-alamat emailnya (server dan domain ganti, alamat email pasti ganti pula).
Tuh kan! Antara blog cuma-cuma dan berbayar sebenarnya sama-sama beresiko kan? Tinggal apa kebutuhan kita? Tujuan kita? Berapa budget kita?
Blog gratis menjamin Anda takkan merugi sesen pun. Atau andai rugi jumlahnya jauh lebih kecil ketimbang blog engine berbandrol. Tapi URL-nya tidak keren, penampilannya pun pasaran. Saya sering memergoki blog yang template-nya persis dengan blog saya. Busyet, rasanya mirip jalan-jalan ke mal dan berpapasan dengan orang yang berpakaian sama. Ya mau bagaimana lagi?
Jabat erat selalu,
WarungFiksi.WordPress.com
You must be logged in to post a comment.
PenulisLepas.com is powered by WordPress Using Redzonea Sponsored By Read Article


ngomong2 peulis tau dak tentang blog engine yang lain dan blog engine lokal???
Sebuah referensi yang sangat bermanfaat dan penting bagi blogger pemula seperti saya. Para blogger pemula memiliki kecenderungan untuk mencoba-coba semua layanan blog yang ada. Dengan referensi tersebut, para blogger pemula akan lebih mudah dan selektif dalam memilih layanan blog. Terima kasih. Salam Super.
Buat writingart, saya rasa banyak blog engine lokal yg bagus. Coba masukkan kata itu ke search engine. Tapi, saya nggak ada pengalaman mencoba nih, jadi nggak bisa ngomong apa-apa
Kalau writingart mau coba beberapa blog engine lokal, silakan. Dan jangan lupa, resensinya ditulis di sini ya. Biar ilmunya bisa dimanfaatkan banyak member.
Terima kasih, Mas Badiyo. Wah, saya juga pemula kok. Baru dua bulan belajar menyeriusi blog. Ternyata menarik. Ayo kita saling berbagi ilmu, Mas!
Apakah mas tahu domain gratis selain dot.tk dan dot.co.nr ? Soalnya aku lagi nyari domain gratis seperti dot.info , dot.org , dot.net , web.id , net.id , dsb. Kebetulan sekarang register.id sudah berbayar dan nggak gratis lagi. Ada saran nggak? Oh ya buat teman-teman yang suka browsing dan baca-baca silakan kunjungi situs komunitas kami
http://komunitaspenulisfpkm.tripod.com
http://penulis-indonesia.tripod.com/pusatkota.htm
http://panduanmenulis.tripod.com
http://klipingfpkm.multiply.com
http://resensibukufpkm.multiply.com
Banyak link menarik di situs-situs tersebut. Selamat membaca, dan ditunggu respon jawabannya…
salam,
http://haryobagushandoko.multiply.com
Wah kalau say kok malah lebih suka multiply.com daripada blogger. Lebih user friendly buat saya. Selain itu komunitasnya juga lebih ramah dan hangat. Blogger saya malah jarang saya sentuh lagi. Soalnya saya merasa kurang koneksi ke pengguna lainnya. Jadi suka merasa sendirian aja tanpa pengunjung spt di multiply.
Fayettevillesportszone5890$anchor$basketball Betting,final Four,final Four Betting,final Four Gambling,final Four Sports Book,final Four Sportsbook,march Madness,march Madness Betting,march Madness Gambling,march Madness Sports Book,march Madness Spo…
Fayettevillesportszone5890$anchor$basketball Betting,final Four,final Four Betting,final Four Gambling,final Four Sports Book,final Four Sportsbook,march Madness,march Madness Betting,march Madness Gambling,march Madness Sports Book,march Madness Sport…